Welcome In Meksiko

Thursday, February 14th, 2019 - Uncategorized
Advertisement
advertisement

Waktu jaman aku ABG belum ada drama Korea, adanya telenovela dengan bintang-bintang cantiknya yang sebagian besar berasal dari Meksiko. Dalam rangkaian kunjunganku ke Amerika Latin tentu saja Meksiko menjadi salah satu negara tujuan utama. Selama 8 hari dengan gaya Indiana Jones aku berkeliling Meksiko timur dari satu tempat arkeologi ke reruntuhan arkeologi berikutnya, mulai dari Cancun dan beberapa tempat lainnya di wilayah Quintana Roo sampai memutari wilayah Yucatan. 
Dengan passport Indonesia biasanya kita perlu mengajukan visa turis khusus namun terdapat beberapa pengecualian jika kita memiliki multiple visa atau permanent residence dari USA, Kanada dan EU. 
Karena aku memiliki kartu permanent residence EU maka aku dapat masuk Meksiko tanpa visa, tapi ingat tidak semua petugas bandara di Meksiko mengerti akan peraturan ini, yang lebih parahnya lagi tidak semua petugas di bandara internasional Meksiko dapat berbahasa Inggris. Untunglah aku sudah mempersiapkan beberapa senjata pamungkas. Begitu mendarat sebelum ditanya aku langsung menunjukan kartu PR-ku (petugasnya cuma bengong ngeliat kartuku yang berbahasa Jerman) lalu aku langsung menunjukan surat dari kedubes Meksiko di Berlin yang sengaja kuminta untuk berjaga-jaga, surat itu terdiri dari 2 bahasa Inggris dan Spanyol. Setelah melihat surat tersebut petugasnya langsung memberi cap di passportku sambil mengucapkan “Welcome in Mexico”.
Sarana transportasi yang paling nyaman di Meksiko adalah express bus, namanya bis ADO, bis antar kota antar propinsi ini memiliki sangat banyak rute, harganya sedikit lebih mahal dari bis-bis umumnya di Meksiko, namun masih tetap terjangkau.

 Meksiko memiliki sangat banyak peninggalan bersejarah dari suku Maya, berupa kuil, piramida dan sisa-sisa reruntuhan kota suku Maya yang berusia ribuan tahun lebih.

Pictures gallery of Welcome In Meksiko

  • h8
Advertisement
advertisement
Welcome In Meksiko | Backpacker | 4.5