Solo travelling 2 Bulan ke 16 negara Eropa , Female traveller

Monday, March 25th, 2019 - Eropa
Advertisement
advertisement

Gila…emang kamu berani?
Itulah respon teman-teman saya saat mengatakan bahwa saya mau solo travelling ke Eropa selama dua bulan. “Awas loh di Paris banyak copet…hati-hati sekarang lagi banyak refugee banyak kriminalitas” kata-kata tersebut tidak mengurangi niat saya travelling ke Eropa sebagai solo traveler , tapi kata teman-teman menjadi bekal saya menjadi lebih waspada wie kann man fortnite herunterladen.

Perjalanan saya di setiap negaranya antara 2-5 hari bisa dibilang dari ujung ke ujung ke 16 negara (Yunani, Bulgaria, Rumania, Hungaria, Austria, Cheko, Jerman,Switzerland,Jerman,belanda, Berliga, Italia , Prancis,Jerman, Spain, portugal dan UK) sungguh saya lupa berapa kota, plus travelling sehari di Qatar

Di eropa berbekal dengan tiket pesawat dari sehargaan 30 Euro pakek Ryan Air dan Eurailpass 1 month pass , saya beli first class karena lebih nyaman, kursi sering kosong dan menurut saya worth it, dengan Eurailpass rute saya flexible lieder von youtube downloaden auf itunes. Karena waspada awalnya dengan pakean sedikit compang camping , pikir saya lebih baik dianggap turis kere dari pada kena copet. Selama jalan saya menggunakan baju dalam yang ada kantong rahasianya, tapi akhirnya pakek baju yang “mayan” karena rasanya harga diri turun dan pakean compang-camping membuat orang kurang respect fh bielefeld ebooks downloaden.

Tempat tinggal saya ada 4 Jenis, rumah orang lewat Airbnb, Couchsurfing, hostel free booking lwat booking.com , dan juga jurus numpang di rumah kenalan hahaha sciebo herunterladen.

Awalnya yang “solo” menjadi “berdua lebih baik” herunterladen. Selalu saja ada orang yang saya temui dijalan, di perjalanan ke rumania saya berkelana dengan dua orang Bolivia, di Jerman ada orang jepang dari free walking tour, di ojekin sama bapak-bapak , di praha ketemu orang singapur yang jalan bareng +lancar bahasa Indonesia, numpang di rumah anak2 indonesia yang tinggal disna, bahkan teman saya dari jepang ikut jalan 10 hari ke eropa bareng unicode herunterladen. Somehow …life is suprising 🙂 *foto gak saya upload, bagian dari privasi mereka*

Selama perjalanan saya semuanya aman-aman saya, kecuali di Bulgaria couchsurfingnya hampir melakukan tindakan tidak senonoh tapi saya langsung kabur, ada masa saya jadi satu-satunya cewek diantara 9 cowok di hostel download pictures from instagram iphone.

Banyak hal yang saya pelajari, misalkan kalau di paris kata teman saya “act like a local” jangan terlihat seperti turis tendeng sana sini, jangan terlalu excited dan gegabah you can music. Ternyata kota -kota eropa timur seperti Budapest, lebih menyejukkan mata saya dari Paris . Switzerland di Bern tidak semahal yang kukira kayaknya saya lebih bangkrut di Amsterdam herunterladen. 2 bulan itu capek, ada 2 hari dimana saya pengen tidur aja seharian karena mental breakdown, ketinggalan kereta atau kedinginan.

total perjalanan saya 60jutaan termasuk pp, itu udah hasil hemat sad videos to.

Perjalanan detailnya gak usah saya share 🙂 tapi ini tips tips saya

*Saran saya rencanakan perjalanan kesana dua bulan sebelumnya, booking hostel di booking.com yang bisa free cancel.

*Kalau budgetnya lbih dan perjalanannya banyak negara dan banyak kota, saran saya beli eurailpass , karena hitung biaya lagi keluar masuk dari bandara yang jauh dari kota, kalau kereta d central kota stasiunnya, kalau mau murah bisa beli flexibus cuma rugi capek dan waktu

*Selama di eropa coba join free-walking tour, hampir ada diseluruh kota besar, jadi gak sekedar foto-foto aja, tapi belajar sejarah daerah yang kalian kunjungi. bayarnya berdasarkan tips sukarela kalian

*Dari saya rasain untuk tinggal lebih baik di Airbnb karena bisa kenalan sama orang lokal, dan dapat pengetahuan lokal, opsi kedua adalah booking.com, banyak couchsurfing yang baik saya temui, tapi ada pula yang tidak dan memanfaatkan keluguan orang asia, sudah banyak kasusnya 🙂

*Kalau naik kereta bareng traveller ajak ngomong duluan, lbh gampang cari teman kalau kamu menginiasi dari pada nunggu diajak ngomong, sampai peot gak dapat , biasanya teman yang kamu ajak ngomong ngasi ide kemana harusnya pergi, rekomendasi tempat bagus bahkan ngesot bareng.

*gak berlaku untuk semua orang* menurut -saya Think a tittle, Act then think big and act bigger-. Uang kesana jangan terlalu dipikir, dapat tiket murah setahun atau 6 atau 3 bulan sebelumnya lagsung beli aja, kalau tujuanmu kuat banget mau kesna pasti bakalan ngusahain kerja lebih keras buat capai target berapa kira-kita yang dibutuhkan

*Winter dan Summer ada minus plusnya, Summer positif(cerah sampai jam 9, tempat-tempat wisata dan toko pada bukanya lama) negatif (ramai banget, kereta non reserve dan penginapan kadang penuh, tiket pesawat mahal) Winter positif (tempat-tempat wisata gak dipenuhi turis, banyak penginapan kosong, lihat salju, tiket murah) (Jam 5 matahari dah terbenam, mesti bawa pakean dan berat)

Yah mungkin itu saja 🙂 semoga membantu

Pictures gallery of Solo travelling 2 Bulan ke 16 negara Eropa , Female traveller

  • q
Advertisement
advertisement
Solo travelling 2 Bulan ke 16 negara Eropa , Female traveller | Backpacker | 4.5