Kalau Bisa Gratis, Kenapa Harus Bayar?

Thursday, February 14th, 2019 - Potensi Ekonomi
Advertisement
advertisement

Guys, mau bagi Tips (Mungkin udah banyak yg coba). Sbg Traveler Budget spt kita mungkin punya Motto “KALAU BISA GRATIS, KNAPA HARUS BAYAR?” (Kita? Lo aja kali Ren… Ok fine! 😫 )

Gw baca per January ini kalau naik Qatar Airways kita bs dapat Visa Qatar kalau punya Confirmed ticket (kabar Baik, Bolak balik transit di Qatar belom pernah keluar Airport krn Visa 😢 ). Contoh kalau kita terbang ke Eropa or Amerika,dll kan harus Transit Doha tuh kalau naik Qatar. Alangkah baiknya kita Stay 2-3 hari di Qatar trus lanjut ke Eropa (2 Negara dapat kita Kunjungi kan). Itungan harus keluar dr Imigrasi ya. Transit doesn’t count! LOL 😂

Gw mau Sharing pengalaman dari kesekian kalinya gw kunjungi Jepang 🇯🇵cuma 1 kali bayar tiket Seumur hidup (Itu 10 Tahun lalu pas msh Brondong mau Kuliah ke Kyoto). Selebih nya GRATIS TERUS TIKET NYA. Kok Bisa? Begini caranya Pemirsah (Ala2 Ira Koesno):

Setiap kali gw ke Amerika 🇺🇸 cari pesawat Yg lewat Tokyo transitnya (Contoh ANA, JAL, Garuda). Biasanya kan Ganti pesawat tuh di Tokyo (Biasanya gw naik UNITED ke USA dari Narita or Haneda). Nah, di Ticket gw atur transit nya Seminggu sama Airlines nya (Mau Pergi or Pulang, Remember! Terms and conditions are applied depend on the Airlines). Nah kita kan bs Traveling dulu liat2 Shibuya, Harajuku, dll tanpa harus beli tiket Khusus ke Jepang. Dulu Visa transit Gratis Paspor “biasa”, Skrg gak bs lagi (Urus sblm brangkat).

Pulang dr Amerika gw cari yg Via Korea atau Taiwan 🇹🇼 Gw atur juga Transit Seminggu di Taiwan sblm balik ke Indo (Bebas Visa Transit pula kalau punya Visa USA, UK, Schengen Valid). Jadi bisa Traveling ke Taiwan atau Korea Gratis Ticket kan (Penginapan tetep bayar dong). Jadi yg belom pernah coba silahkan ya. Happy Exploring the Globe

Pictures gallery of Kalau Bisa Gratis, Kenapa Harus Bayar?

  • f2
Advertisement
advertisement
Kalau Bisa Gratis, Kenapa Harus Bayar? | Backpacker | 4.5