Jalan Jalan Cantik Ke Himalaya/Everest Base Camp

Wednesday, March 27th, 2019 - Uncategorized
Advertisement
advertisement

EBC no Guide no Porter.

Hallo temen2 BI, kemarin lusa saya baru balik dari Nepal degang tujuan utama Trekking ke EBC.Berikut adalah cerita berdasarkan pengalaman yang saya alami.Dan setiap orang pasti punya pengalaman yg berbeda.

Pada dasarnya trekking ke EBC sama aja kayak jalan2 ke kebun biasa di Indonesia, yg membedakan cuma durasi waktu, ketinggian tempat.Jadi yg perlu dipersiapkan adalah kondisi fisik yg prima, rata2 7-8jam sehari berjalan dg medan naik turun tangga batu.Penyesuaian/Aklimatisasi,saya melakukan dua kali ketika sampai di Namche Bazaar dan Dingboche.Dan yang terpenting lainnya adalah pakaian yg tepat untuk trekking di ketinggian 5ribuan yg bersuhu minus.Kalau semua syarat diatas terpenuhi Insyaallah EBC bukan hanya sekedar rencana dalam fatamorgana….tapi bisa nyataaa😀😀

Hari ke 1,tiba di Nepal 03 maret 2019 hampir tengah malam, VOA gampang bgt ga pakai foto langsung scan passport isi data bayar 25US utk 15 hari stay. Karena tengah malem pakai Taxi preepaid 800NPR ke Thamel stay semalem.

Hari ke 2,
Thamel ke Airport dg Taxi 400NPR.
Flight to Lukla dengan Yety Airlines.Penerbangan kurleb 30menit dg pesawat kecil baling2.Dari atas pesawat pemandanganya cantik bgt gugusan Himalaya yg tertutup salju sepanjang masa.Ingat ya gaes bandara Lukla termasuk bandara paling berbahaya di Dunia, ini yg sering masuk di tv2 ituloh. Landasanya pendek sekali dan miring ujungnya langsung juranggg.Dikelilingi oleh gunung.Keluar bandara langsung trekking dimulai menuju Monjo.
Ingat ya sebelum trekking harus ada Permit.Dan sekarang semakin mudah Permit bisa diurus di Lukla tempatnya ga jauh keluar dari bandara arah jalur trekking ga ribet sama sekali no poto no ngisi data tinggal bayar 2000NPR dan buka terus tanpa hari libur, dan ini baru berlaku akhir 2017.Ga sampai Monjo ternyata udah kesorean dan kebetulan ada penduduk Lokal yg ketemu di jalan nawarin nginep Free di guesthouse nya (Thasi Guest House, Bengkar) dengan harapan kita beli makanannya utk dinner n bfast. Sepanjang jalur ini masih lumayan ringan karena jalurnya menurun.

Hari ke 3,
Bengkar-Namche Baazar.Jalur ini mulai masuk yg berat.Ribuan anak tangga batu siap meremukan sendi dan dengkul.Menyeberangi sungai dg melewati beberapa jembatan gantung.Dan yg paling Iconic adalah Edmund Hillary suspension bridge, jembatan gantung yg satu ini jumlahnya ada dua, atas dan bawah dan yg masih dipakai adalah yg atas. Di jalur ini saya masih menemukan sisa2 salju dijalan selepas desa Jorshale.Bahkan pas istirahat di jembatan Hillary terjadi Snowing kecil.Oh ya masuk Jorshale ada yg harus di bayar di gerbang masuk Sagarmatha National Park 3000NPR dan pemeriksaan check point oleh Army.

Hari ke 4,
Namche Bazzar(3.440)/Aklimatisasi.Saya menginap di Khumbu Logde,desa ini merupakan desa terbesar di Khumbu region. ATM, kafe2 dan keperluan trekking sangat mudah ditemukan disini.Tapi sebaik nya belilah di Thamel karena harga pasti lebih murah.
Bangun pagi sarapan lanjut ke View point, desa Syangboche, everest view hotel(3.880), desa Khumjung dan Khunde.Semua desa tersebut masih bersalju meski saat itu udah masuk awal Spring season.

Hari ke 5,
Namche-Deboche,jalur ini separuh awal masih enak dengan pemandangan yg super keren, masuk desa Phungitanga turun terjal dan saya istirahat utk makan siang, lanjut disini ada check point lagi selepas ini jalur kembali naik terrrrjaaaallll hingga sampai di Tengboche,dari sini menurun satu jam saya tiba di Deboche.Saya menginap di Rivendel ghouse.

Hari ke 6,
Deboche-Dingboche,jalur ini tidak terlalu berat dengan view gugusan himalaya dan desa2nya yg cantik bgt. Saya istirat dan makan siang di desa Somare.

Hari ke 6,
Dingboche(4.410m)/Aklimatisasi,
Aklimatisasi, saya naik ke Nangkarzstang(5.083m)

Hari ke 7,
Dingboche-Lobuche,jalurnya gak terlalu nanjak dg pemandangan gugusan himalaya bersalju tp karena ketinggian dan menipisnya oksigen napas jadi berat dan ngap2an,melangkah rasanya beraaaatt bgttt.Menjelang Lobuche kita nyeberangi glacier.

Hari ke 8,
Lobuche-Gorakshep(5.190),jalur ini trekk nya berupa serakan batu2an besar, saya bayangin kalo ke tutup salju jalurnya akan hilang.
Sampai Lobuche istirahat makan siang ngaruh kerril lanjut ke EBC, dg jalur sedikit nanjak berbatu, sekitar jam 2 sampai di EBC. dari sini Puncak Everest sendiri ga kelihatan karena terlindung oleh Lothse dan Nuptshe.

Hari ke 9,
Jam 6 pagi naik ke Kala Patthar balik Gorak shep sarapan lanjut balik pulang menuju Periche, istirahat makan siang di Thukla. Sampai di Periche menjelang sore.

Hari ke 10,
Periche-Namche Baazar, perjalanan yg sangat panjang dan melelahkan,perjalanan balik hampir dua kali lipat.

Hari ke 12,
Namche-Lukla, jalur pulang ini saya tempuh hampir seharian.

Hari ke 13,
Lukla-Kathmandu flight dengan Yety Airlines.

Istirahat 2 malam di Thamel buat bersih2 n mandi.. Tgl 17 malem flight to Jkt transit KL.
Bagi yg hobi trekking, outdoor harus kudu dicoba kesini.

#BIhimalaya
#BIeverest
#BIeverestbasecamp
#BIEBC
#BInepal

Pictures gallery of Jalan Jalan Cantik Ke Himalaya/Everest Base Camp

  • R1
Advertisement
advertisement
Jalan Jalan Cantik Ke Himalaya/Everest Base Camp | Backpacker | 4.5