Cerita Seru Pertama Kali Menginjakkan Kaki Di Penang.

Tuesday, March 26th, 2019 - Malaysia
Advertisement
advertisement

Jujur ini adalah kali pertama saya dan istri menginjakkan kaki di Luar Negeri, sama2 newbie lah istilahnya. Rute liburan kali ini adalah Jakarta – Penang, Penang – Langkawi, kemudian pulang melalui rute sebaliknya. Untuk akomodasi kami menggunakan Citilink untuk int. flight, dan AA untuk domestic. Oh iya ada kejadian tak terlupakan yang kami alami, yaitu memarkirkan mobil di pinggir jalan dengan keadaan pintu sopir terbuka lebar, dan dengan santainya kami tinggal untuk foto2 ke pelabuhan. Cek cerita lengkap nya di bawah.

𝗗𝗔𝗬 𝟭
09.55 lepas landas Bandara Int. Soekarno Hatta, dan 2 jam kemudian mendarat di Bandara Int. Penang. FYI, local time di Penang adalah GMT+8 selisih sejam dengan WIB. Setelah keluar imigrasi, turun ke lantai dasar, cari SIM card untuk internet. Dapet RM 25 untuk 26 GB selama 7 hari dan bisa langsung diaktifin. Oiya jangan lupa ambil free-brochure sebelum meninggalkan Bandara Penang ya, karena di situ memuat banyak info seputar pariwisata di Penang yang berguna sebagai panduan saat kita travelling.

Public transport di Penang tergolong murah dan mudah. Ada yang menjadi andalan kami yaitu Rapid Penang yang tarif nya berkisar RM 2 jauh/dekat, atau bis gratis CAT (Central Area Transit Service). Untuk mengetahui rute dan nomor bus, kita bisa gunakan aplikasi Moovit, di sana tersedia informasi yang memandu kita lengkap dengan nomor bis, rute, jadwal pemberangkatan dll.

Karena sore hari hujan, hari itu kami hanya jalan-jalan sekitar Georgetown saja, dan tak lupa menikmati lezatnya Nasi Kandar (RM 7,3) dan Teh O Ais (RM 1,2) sebagai penutup hari pertama di Penang.

𝗗𝗔𝗬 𝟮
Pagi hari kami langung cari makan di Komtar (terminal bis setral yg ada di Georgetown). Menunya prasmanan, dan fyi ayam gorengnya enak bangettt. Satu porsi makan di sini sekitar RM 5 – RM 7 tergantung lauknya. Minum hampir selalu Teh O Ais atau Air Putih.

Setelah perut kenyang, kami berburu foto Mural Street Art, tak lupa ngadem di Wonderfood Museum dengan harga tiket RM 25 (recommended bagi yg suka foto2), dan Little India.

Selepas maghrib kami menuju ke Kek Lok Si Temple. Masuknya pun gratis, dan yang spesial, karena masih dalam rangka memeringati Chinese New Year, saat malam hari lampu2 di kuil dinyalakan. Tempat ini wajib dikunjungi apabila sedang liburan di Penang.

𝗗𝗔𝗬 𝟯
Pagi hari kami check-out dari hotel dan cuss naik Rapid Penang nomor 204 ke Penang Hill (Bukit Bendera). Tiket masuk kami pesan online H-2 dengan harga RM 30 per orang. Yang unik di sini adalah untuk mencapai puncak bukit, kita akan menaiki sebuah kereta yang trek nya bener2 curam. Setelah sampai di atas, sayangnya ga banyak yg bisa kami lakukan, hanya foto2, makan dan jalan2 keliling area puncak.

Sore harinya adalah jadwal kami untuk terbang ke Langkawi. Sampai bandara Langkawi, kami langsung mengambil mobil sewaan yang sudah kami book sebelumnya. RM 80 untuk sewa mobil lepas kunci per hari sedan Nissan Almera tahun 2017 menurut saya sangat worth it.

Tempat saya menginap adalah di area Pantai Cenang, sedangkan pusat kotanya sendiri ada di Kuah, sekitar satu jam perjalanan dari Pantai Cenang. Hari pertama di sini kami habiskan untuk sightseeing area Pantai Cenang dan mengunjungi night market yg isinya jajan2an murah.

𝗗𝗔𝗬 𝟰
Kami sekali lagi menyusuri jalan di sebelah Pantai Cenang, namun dengan jalan kaki. Sekaligus mencari paket Hopping Island. Dengan harga RM 30 per orang kami akhirnya memsan paket Hopping Island (Pulau Dayang Bunting, feeding eagles, dan Pantai Beras Basah). Karena hanya ada 2 pemberangkatan yaitu pukul 9 pagi dan 2 siang sedangkan saat itu bertepatan dengan hari Jumat, saya tidak bisa ikut trip hari itu karena ada kewajiban yang harus dilaksanakan.

Pukul 16.00 kami bertolak dari hotel untuk mengejar sunset di kawasan Kuah, tepatnya di Dataran Helang. Tempat ikonik di Langkawi dengan view lepas pantai dan patung Burung Elang yang terkenal. Setelah puas berfoto2, kami mampir di HIG (Haji Ismail Group), tempat yang tepat untuk berburu coklat murah dan posisinya tidak terlalu jauh dengan Dataran Helang. Hati2 lapar mata 😀 Di sini kami sampai membeli koper tambahan, takut coklat nya ga cukup untuk dibawa pulang ke Indonesia.

𝗗𝗔𝗬 𝟱
LAST DAY! Tak lain dan tak bukan, destinasi hari itu adalah Langkawi Cable Car dan Langkawi Sky Bridge. Bangunan dengan arsitektur yang keren ini berada di puncak Gunung Machinchang. Tiket paling murah adalah RM 55 untuk foreigner.

Pulangnya, kami mampir sebentar ke Telaga Harbour Marina untuk berfoto2. Kami berhenti di pinggir jalan (seberang jalan), lalu masuk. Apabila ditawari untuk membeli tiket, bilang saja cuma mau foto2.

Nah saat pulang, saya sangat2 shock ketika melihat pintu mobil samping sopir terbuka lebar. Saya baru ingat bahwa saya lupa tidak menutup pintu mobil, karena saking antusiasnya ingin cepat masuk ke area jetty. Alhamdulillah, barang2 aman dan tak ada satupun barang yang berpindah posisi atau hilang. Satu poin plus untuk Langkawi 🙂

Akhir kata, terima kasih yang sebesar besarnya kami ucapkan untuk group ini dan juga temen2 yg sudah membantu dengan share pengalamannya, sehingga mempermudah kami yang newbie ini untuk berani melangkah menyapa arah…

Pictures gallery of Cerita Seru Pertama Kali Menginjakkan Kaki Di Penang.

  • ee
Advertisement
advertisement
Cerita Seru Pertama Kali Menginjakkan Kaki Di Penang. | Backpacker | 4.5