Cerita Backpacker Berdestinasi ke Singapore Part 1 dengan Orang Tua

Tuesday, January 8th, 2019 - Singapura
Advertisement
advertisement

Ini kali ketiga saya memilih Singapore sebagai destinasi wisata.
Sebelum2nya ke sana bersama tmn-tmn.
Dan untuk kali ini saya mengajak org tua saya ke sana.
Saya gak pake tour. Semua saya urus sendiri berdasarkan pengalaman ke sana dan tentunya dengan bantuan dan saran tmn-tmn BI.

Ke mana-mana kami ber3 naik bus dan MRT. Hanya 2x naik taksi Karena udah malem bgt.

berikut rincian perjalanan kami 4 hari 3 malam di Singapore :

flight (cgk-sin) tgl 25 Jan pukul 9.15, menggunakan Jetstar (beli bagasi 20kg untuk ber3)
-kalau gak mau beli bagasi silahkan, dapet 7kg cabin (total maks 10kg/org). soalnya sy bw koper gede 1.-

flight (sin-cgk) tgl 28 Jan pukul 18.25, dengan Tigerair (bagasi 30kg untuk ber3)
saya beli tiketnya di Traveloka awal Desember, ber3 dapet 2.909.991 (waktu itu ada diskon 150rb).

Lalu untuk penginapan saya juga melakukan booking via Traveloka, saya memilih Beds & Dreams Inn @Clarke Quay, triple room (tapi dapet free upgrade yg Quad Room waktu check in di sana).
Untuk hotel 4hari 3mlm Rp. 2.260.988,- (kamar bisa ber4) (dapet promo diskon 300.000 dari traveloka, dan free cicilan -otomatis berubah cicilan-)

Kamar cukup luas, bersih & nyaman. AC. Saya dapet yg ada jendela ke jalan, lantai 3 (naik tangga 2x -tangganya gak terlalu tinggi, tapi gak ada escalator, jd kalau bawa koper gede dan berat lumayan jg, bawa kopernya sendiri, gak dibantuin).
Tadinya mau dikasi yg lantai 4, tapi Karena bawa ortu saya minta yg naik 1x aja dari resepsionis (hostel mulai dari lantai 2 gedung)
O iya resepsionisnya ada cici yang dari Indonesia (jadi bisa Bahasa Indo). Klo sore gitu ganti shift sptnya India Malay gtu (semua helpful bgt).

Untuk kamar mandi, shared bathroom (di luar), bersih (tapi kalau udah dipake sama sebagian tamu bisa jadi jorok, gara2 mereka kurang tau diri menggunakan fasilitas umum, buang tisu sembarangan, kadang ga nyirem T_T).
Kamar mandi ada 5 bilik tiap lantai.
Untuk mandi ada 2 bilik -shower, ada air anget/panas tp bs abis/blm redi-, untuk toilet 3 bilik, depannya ada 2 wastafel dgn kaca besar.
Sabun shampoo tersedia, tapi saran saya bawa perlengkapan mandi sendiri lbh baik. πŸ˜€

Pagi dapet sarapan (self service, termasuk cuci piring/gelas yg kita pakai), air minum bs refill sepuasnya.
Bisa minta tolong print tiket (b&w, 4 lembar 0.8sen).
Free wifi, super lancar.
Keluar masuk pun jamnya bebas, kita ada password pintu dpnnya.
Lokasi sangat strategis, tinggal jalan sedikit , belok kanan sudah MRT. Stasiun bus pun depan belakang jalan hotel.
Ada sevel (7-11) jg. Sekeliling banyak tempat makan.

Kemudian untuk kemudahan transportasi saya membeli kartu NETS @FlashPay di Changi -Changi Recommends-
Tadinya niatnya beli ez link, tapi di Changi jualnya yg NETS.
NETS ini seperti ez link, tapi punya benefit lebih.
Karena bisa dipake di toko-toko / tempat makan / supermarket dan hampir smua tempat belanja bisa (serupa flazz/emoney), bayar taksi, bus, MRT semuanya bisa deh pokoknya).
Juga masa berlakunya lebih lama dari ez link. Kartu saya berlaku sampai 31 okt 2023.
Harga sama spt ez link (12sgd, sudah ada isinya 7sgd).
Bisa direfund sisa saldo, tapi yg 5sgd tetap hangus yaa. Saran saya bawa pulang aja, jual di Indo wkwkwk.
ada yang mau beli kartu saya? hihihi.
Lagipula expirednya masih lama, kan lain kali kita ke sg lagi. Amin.

Saya melakukan top up 20sgd – 20sgd – 30sgd.
Jadi untuk kartu 106sgd (pengeluaran pertama saya) >,<
Kalau sudah pake smartphone yg ada NFCnya, bs cek sisa saldo dan detail transaksi NETS kapan aja.

Kemudian pengeluaran ke2 saya adalah makan siang.
Karena udah pas jam makan siang (jam 12 lewat) saya ngajak ortu makan siang di Staff Canteen Changi (terminal 1, Karena Jetstar jg di T1).
Nyarinya gampang. Keluar imigrasi dan ambil bagasi, lalu naik ke lantai 2 (lihat tulisan DEPARTURE), belok kanan, di belakang konter 12, ke kiri (jangan masuk konter yaaa hehehe), liat ada minimart RELAY (merah), belakangnya ada lift merah (ada petunjuk toilet, lift, dan staff canteen). Silahkan naik lift itu, pencet B1, pintu terbuka, tadaaa kiri kalian pintu masuk surga dunia. >,<
Makanan di sini cukup murah, ada yg halal dan non halal. (abis makan jgn lupa bantu ai ai sana dengan rapihin tray makanan kita yaaa, ingat di Singapura serba self service).
Range harga makanan 3sgd – 7sgd gtu deh kayaknya.
Oiya jangan lupa isi minum dulu ya abis turun dari pesawat di tap water Changi (secara air mineral di Changi mahaaaaal), bawa botol dari rumah. πŸ˜€

perut kenyang, hati senang, kita mulai jalan ke hotel untuk check in dan istirahat sejenak..

Pictures gallery of Cerita Backpacker Berdestinasi ke Singapore Part 1 dengan Orang Tua

  • pl1
Advertisement
advertisement
Cerita Backpacker Berdestinasi ke Singapore Part 1 dengan Orang Tua | Backpacker | 4.5