Berkunjung Ke India Selatan? Kenapa Tidak?

Tuesday, March 5th, 2019 - India
Advertisement
advertisement

#BIKochi #BIKerala #BIIndia #BISouthIndia

SOUTH INDIA? WHY NOT! ðŸ˜Ž [PART 1]

Selamat sore ðŸ˜ Berhubung belum banyak yg share mengenai India Selatan, kali ini saya mau share perjalanan di sini yg dimulai sejak 1 Maret 2019 kemarin ps4 downloaden in rustmodus. Kenapa India Selatan? Karena India itu luuwasss, ga cuma Delhi, Agra, Jaipur, dan Kashmir ðŸ˜‚ Berawal dari berburu tiket murah ke India, dapet IDR 1,9 jt per orang one way dari Bali ke Kochi transit KL pakai Air Asia, dan berbekal backpack 45 liter seberat 7,2 kg (biar bisa masuk kabin lol) untuk perjalanan 3 bulan (2 bln India+1 bln Nepal).

DAY 1

Setelah landing di Cochin International Airport sekitar jam 8an malam, kami bergegas ke counter imigrasinya yg ternyata bentuknya ga kayak counter imigrasi pada umumnya, tapi meja+komputer+perkakas+sofa berderet buat kita duduknya dan penginterviewnya windows 7 sp1 kostenlosen. Ditanya macem-macem, berasa interview kerja ðŸ˜‚ Mungkin karena e-visa untuk Indonesia udah gratis jadi lebih detail pertanyaannya (?)

Setelah itu kami ke money changer (ada 4 berderet, kami tanyain rate-nya satu-satu hahah) dan cukup tukar 50 USD. Lanjut deh kami beli simcard Airtel (500 INR, 2Gb/hari dan gratis nelpon, utk sebulan), sama ada 1 lagi counter sebelahnya, lupa merknya, ingetnya warna kuning doang how can I download movies from youtube. Deket situ ada counter prepaid taxi. Kami pesen taksi ke Fort Kochi seharga 1250 INR. Sebenernya ada bus umum gitu, cuma berhubung kami nyampe udah malem, rute bus yg ke Fort Kochi udah ga ada. Perjalanan ke Fort Kochi pakai taksi sekitar 1 jam. Oiya ada juga ATM di deket counter simcard tapi agak keluar, jadi bisa aja langsung ke ATM kalau males nuker duit herunterladen.

Drama pertama dimulai. Kami udah pesen di booking.com di Blue Bells Homestay tapi pas nyampe sana kami direlokasi ke homestay lain (Sky Rathnam Homestay) karena overbooking. Kzl gak tuh, kita udah booking tapi malah dikasih ke orang lain alias dia nerima booking lebih dari 1 bookingan untuk kamar yg udah kita pesen. Dan masih disuruh nunggu 30 menit buat nyiapin kamarnya libreoffice 5.4 download kostenlos. Bilangnya sih harga kamarnya sama dengan yg udah kami booking, ternyata ‘sama’ nya dia itu beda sama yg di-quote di booking.com alias 2x lipat (dari 300 INR/malem jadi INR 600/malem). Wah malem-malem ngajak ribut abangnya. Setelah adu mulut, karena udah capek juga, akhirnya kami nyerah walopun dikasih diskon. Tetep aja ga rela, karena ga sesuai ekspektasi, tapi yasudahlah, namanya juga India ðŸ˜‚😂

DAY 2

Hari kedua kami mulai keliling Fort Kochi sekitar jam 9an pagi setelah malamnya cuma bisa tidur sejam karena kasurnya keras, kamar panas, dan rada berisik di luar kalau ada kendaraan lewat iphone apps kostenlos downloaden. Di Fort Kochi ini enak banget jalan kaki, walaupun panas tapi banyak pohon rindang dan ga macet. Orang-orangnya ramah dan kendaraan kalau klakson ga lebay kayak di Delhi. Spot pertama yg kami kunjungi adalah Santa Cruz Cathedral Basilica. Ada juga St. Francis CSI Church cuma kelewat kemaren, ga sempet masuk. Karena belum sarapan, kami mampir ke Loafers Corner Café di Princess street yg merupakan pusatnya area turis antolin herunterladen kostenlos. Harganya yah standar café lah. Setelah itu lanjut jalan ke arah pantai buat lihat Chinese Fishing Nets yg masih digunakan sampai sekarang. Di sepanjang jalan pinggir pantai ini banyak yg jualan seafood dan souvenir. Atau mau leha-leha duduk-duduk di pinggir jalan yg ngadep pantai juga jadi. Enak lah pokoknya vibe-nya â˜ºï¸

Oiya sekarang di Kochi lagi ada Biennale sampai tgl 29 Maret 2019 herunterladen. Bisa di-googling venue-nya di mana aja, jadi yg sekarang lagi sekitaran Kochi bisa lah melipir. Kemaren kami mampir ke venue yg di David Hall (free). Venue yg lain ada yg berbayar. Setelah itu kami lanjut menyusuri jalan di Fort Kochi sambil nyari ATM.

Sorenya kami janjian sama orang lokal di Couchsurfing buat nonton Kathakali di Kerala Kathakali Center, dan dia berbaik hati buat bookingin dulu soalnya suka penuh kalau beli on the spot synology zusatzpakete herunterladen. Kathakali ini ada terus tiap hari dalam setahun. Start dari jam 5 sore untuk proses make-up, dan jam 6 sore show-nya mulai sampai sekitar jam 7.30 malam. Oiya tiketnya 350 INR per orang, dan lebih enak nonton dari balcony. Setelah selesai nonton, kami bertiga lanjut dinner di Dal Roti. Banyak banget turis yg makan di sini jadi harganya yaah harga turis juga, dan selalu penuh ps4 themes kostenlos downloaden.

DAY 3

Pagi jam 9an kami check out dan langsung meluncur ke Jew Town pakai Uber. Ceritanya mau mampir sarapan ke Sree Ganesha karena dari review katanya murah dan enak. Eh nyampe sana kok masih pada tutup. Lupa kalau hari Minggu ðŸ˜‚😂 Alhasil kami jalan bolak-balik kayak orang ilang (masih nenteng backpack) nyari tempat makan yg buka, sampe ditanyain abang yg jaga toko, ‘Mau kemana, Neng? Muter-muter mulu’, dan akhirnya abangnya masuk ke tempat makan yg kita mau dan nanyain apa udah bisa dibuka, katanya udah, dan akhirnya kami pun masuk dan sarapan di sana (Masala Dosa+Masala Tea cuma 90 INR per orang).

Kelar sarapan jam 10, dan toko-toko udah pada buka, termasuk synagogue yg di ujung jalan. Ini pertama kalinya kami memasuki synagogue (tempat ibadah orang Yahudi, salah satu yg tertua di negara Commonwealth yg masih aktif sampai sekarang). Ada entry fee 5 INR buat turis. Dilarang foto-foto ya di dalam, cukup dinikmati aja. Setelah itu kami lanjut jalan lagi ke Mattancherry Palace (entry fee 5 INR di museumnya) yg isinya tentang sejarah Kochi dari jaman baheula sampai jaman kolonial dan seterusnya. Di seberang palace ini ada banyak toko souvenir juga, dan ada boating center kalau mau jalan-jalan naik boat.

Setelah itu kami menuju halte bus BOT Bridge pakai Ola untuk melanjutkan perjalanan ke Alleppey menggunakan bus lokal KSRTC selama kurleb 1,5 jam (54 INR/orang). Untuk Alleppey lanjut di Part 2 ya 😁

Pictures gallery of Berkunjung Ke India Selatan? Kenapa Tidak?

  • e1
Advertisement
advertisement
Berkunjung Ke India Selatan? Kenapa Tidak? | Backpacker | 4.5